Meningkatkan Kesehatan Phisik & Psikis

Salam kasih sayang…

Mau secara berkesinambungan phisik dan psikis mnjd lbh sehat? Yuukk refleksi hati kita utk terus berusaha berespon benar sesuai petunjukNya……

Apapun yg ada di hadapan kita saat ini adlh yg terbaik yg Allah berikan. Ketika yg dirasakan adlh sesuatu yg tidak disukai, sesuatu yg tidak sesuai dengan harapan,
maka apapun itu, belajarlah berespon benar. Sprtinya mudah ttpi ketika menjlnkannya, dan begitu dihadapkan dg keadaan yg menuntut berespon benar, kadang lbh memilih pembenaran diri dr yg sehrsnya dilakukan…

Sahabat, ingat lg QS 3:133-136….

3:133. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

3:134. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

3:135. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

3:136. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.

Yuuk refleksi hati, ajak hati berdialog.. Rasakan nikmatNya yg luar biasa yg diberikanNya pd kita. Ketika sdng merasakan sesuatu yg tdk pd tempatnya, kesal, kecewa, ingin marah, knp orang di sekitar kita tdk sprti yg kita harapkan, knp situasi membuat seakan2 jiwa terpuruk, sedih berkepanjangan, ketidakberuntungan yg never ending story, tarik napas dalam2, ajak hati kita berdialog… Hadirkan segala bentuk kebahagian dlm diri, bayangkan bhw smua ini adlh bagian dr scenarionya yg hrs kita lewati… Hadirkan Sang Maha Cinta…, resapi dlm hati….Ya Rabb, begitu bnyk hal yg sdh sehrsnya aku bersyukur atas berjuta nikmat yg kau berikan, sesungguhnya aku yakin bhw Engkau akan menghadirkan segala kebaikan pd diri ini… Ya, yakinlah… Tp yakin saja tidak cukup.. Lakukan sesuatu sesuai petunjukNya… Ketika hrs memaafkan, maafkanlah, tdk perlu pembenaran. Rasakan pengaruh positif dlm diri. Ketika ingin marah pd orang, situasi yg menurut kita buruk, mohonlah ampunanNya, istighfar, dan tetap berprilaku baik dan tdk menyakiti perasaan orang yg kita anggap telah mengecewakan… Berikan waktu, pikiran kita utk melakukan kebaikan2 versi Quran.. Takwa sprtinya sesuatu yg mudah, coba dilihat lg ayat di atas, benarkah kita memang menginginkan mjd hambaNya yg bertakwa?

Lg santai, menyaksikan tontonan favorit, tiba2 anak merengek mnt dibantu dibelikan sesuatu utk memenuhi tugas sklhnya esok hari. Maukah mengorbankan waktu ‘asik’ menonton dan merelakannya dg berespon segera membantu atau justru memilih berargumentasi bhw anak telah lalai, knp tdk dr kmrn atau dr td siang krn skrng sdh mlm? Lain hal lagi, kerja bertahun2, merasa sdh bnyk mengorbankan tenaga, waktu dan pikiran utk prshaan, ttpi msh ngedumel di blkng krn 10 thn berkarir tdk kunjung mndpt promosi.

Yg pd akhirnya terkadang kita memilih bersikap negatif sbgi bentuk ketidakpuasan dan kemarahan diri yg merugikan diri sendiri, mengeluh, ngedumel, menyalahkan diri sendiri, menjelek2kan orang lain, dll. Sadarkah kita bhw prilaku kita mencerminkan tingkat ketakwaan kita pdNya? Yuuk refleksi hati… Sadarilah bhw setiap hal yg ada di hadapan kita adlh yg Terbaik yg Allah berikan pd kita. Kata kecewa thd orang dan situasi hnylah fatamorgana. Jng berkepanjangan berpikir dan terfokus di sini. Begitu memiliki kesempatan menjlnkan sesuai petunjukNya, jadikan hal ini sbgi kesempatan utk latihan menyikapi/berespon benar, sesuai parameter kebaikan yg diinginkan Quran. Cobalah buka mata hati kita, seberapa seringkah kita dihadapkan pd kejadian2 yg membuat kita ingin marah? Kita hrs memaafkan bahkan kita hrs mohon ampunanNya? Di jln, kendaraan kita diselip orang, berargumentasi pendpt yg lain merasa benar dan mengultimatum yg lain salah, merasa kecewa pd pasangan, anak, teman, atasan? Wow ternyata dlm satu hari betapa bnyk kejadian2 yg kita hadapi yg sehrsnya merupakan peluang utk meningkatkan ketakwaan kita pdNya. Tetapi sadarkah kita? Yakinlah, dan bertindaklah segera shg dampak dr perasaan kecewa dan marah thdp orang dan situasi, tidak membuat kita jd malas tdk mau memberikan waktu dan tenaga kita, jd marah shg mencela, menjauh/menghindar dan merasa kita yg paling benar bahkan tidak mau memaafkan. Yuk bnyk2 mohon ampun. Mudah2an kita adlh hamba2 pilihanNya yg disegerakan mendptkan ampunanNya dan surga seluas langit dan bumi…. Yukk, latihan berespon benar, yuk refleksi hati kita… Dan ketika kita sdh berusaha scr konsisten melatih diri kita utk berespon benar, rasakanlah jg perkembangan luar biasa dlm diri, dmn scr phisik dan psikis, kita akan mnjd lbh sehat, krn kita telah membiasakan diri berpikir dan bertindak positif sesuai parameter Quran.

Phisik dan Psikis sehat adlh hasil. Ketika hal diatas dilakukan scr terus menerus, mk bukanlah hal yg mustahil, scr pribadi akan mnjdi lbh sehat. Memang bukanlah hal yg mudah utk membangun kebiasan berpikir dan bertindak positif berdasarkan parameter Quran, ttpi ketika kesadaran diri meyakini bhw hal ini memang hrs dilakukan, diiringi usaha yg keras scr konsisten, percayalah, scr perlahan, kita akan membangun satu pribadi baru.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *