Just Share My Thought As a Mom
Salam kasih sayang..
Asskm Wr. Wb
Menjadi seorang Ibu tidaklah mudah.. tetapi menjadi seorang anak juga lebih tidak mudah…apalagi menghadapi lingkungan pergaulan yang beraneka ragam & tantangan. Tetapi aku selalu bersyukur bahwa kita selalu terlibat pembicaraan yang menyenangkan, anakku Karisha.., walaupun setiap kali kamu bercerita terkadang terbersit rasa dag dig dug….apalagi yang sedang kamu hadapi, nak? Bagiku bukan hanya kamu yang belajar dr semua saranku sbgi mamamu… tapi mamalah yg juga belajar utk terus bisa kamu percaya dan menjadi teman kamu bercerita…
.
Satu waktu kamu pernah mengurung diri berhari2 di kamar tidak mau sekolah sampai akhirnya kita memutuskan bersama utk kamu pindah sekolah.. Lain waktu dapat gosip kamu gak lulus SMA dan saat aku sampaikan gosip ini, kamu dengan santai menghadapinya, katamu disaat itu, wah mam, bnyk bnget gosip miring tentang aku dan km dengan jujur cerita semuanya, sementara aku terkaget-kaget mendengarkan dan di sisi lain memikirkan, jangan sampai responku justru akan membuat jarak antara aku dengan kamu ke depannya.. di saat lain km bercerita tentang gemerlapnya dunia malam bersama teman2mu. Dilain kesempatan, kamu bilang gak mau kuliah padahal biaya yg dikeluarkan sudah lumayan. Km merasa bebannya sangatlah berat dan gak sanggup menghadapi tugas2 yg begitu banyak dimana akademik dan non akademik hrs pararel baik hasilnya.
.
Banyak lagi crt2 seru yg kamu sampaikan… Seru karena setiap saat mendengar ceritamu perasaanku campur aduk…., sprti naik kapal yg sebentar tenang sebentar bagaikan terkena hantaman ombak… pilihannya ada di aku, apakah aku bisa tetap menjadi temanmu atau musuhmu di saat2 kamu menghadapi hal2 yg menurut sebagian orang adalah sulit.. adalah kenakalan2…. hal2 yg bagi sebagian ortu mungkin justru membuat mrk marah dan kecewa.. dan aku memilih respon yg tetap akan membuat kamu percaya bhw aku ada di sisimu sbgi seorang teman dan seorang ibu…
.
Aku sangat yakin, di setiap episode kehidupan yang sedang kamu jalani.. itu akan membentuk kamu yg lebih baik.. lebih dewasa.. lebih heibat.. lebih kuat.. lebih bijaksana… dan sprti crt2 fairy tale… akan selalu ada akhir yg indah dari setiap cerita….
.
sebagaimana prestasi yg telah kamu capai di awal kuliah ini, mendapatkan penghargaan & sertifikat : “Recognation as an Exceptional Busines Presenter equipped with Public Speaking & Communication Skills” di Bangkok…, Gak sia2 apa yang kamu sampaikan betapa beratnya beban perkuliahan yg km hadapi
.
Jangan pernah menyerah Karisha.. Perjalanan kamu masih panjang, mama yakin kamu bisa mencapai apa yg km harapkan… semua pengalaman baik dan buruk akan memperkaya perjalanan kamu… dan selama kamu menyadari bhw selalu ada Dia disampingmu dmn krn kasih sayangNya padamu, kamu akan memiliki cerita2 menarik dalam hidupmu yg suatu saat akan km crtkan pd anak2mu sebagai hikmah2 kebaikan. Lalui dan lakukan semua aktifitasmu dengan rasa cinta…. dimana ada cinta selalu ada jalan keluar.. sebagaimana cinta mama yg selalu menyertaimu…
,
Dan satu lagi yang membuat aku bersyukur dengan variasi pengalamanmu adalah, aku bisa membantu teman2ku dan pasien2ku (hehehe kebetulan aku jg memiliki sertifikat Certified Behaviour Consultant by Power Character dan praktisi Neurosience Quranic – Mind Booster) yg curhat menghadapi masa2 berat mereka menghadapi masalah2 mereka dengan anak2nya… pertama sekali yg aku sampaikan, pilihannya ada di kita, seorang ibu, apakah memilih menjadi temannya atau musuhnya saat anak2 menghadapi masalah? Ketika kita memilih mjd temannya maka yang harus dijaga adalah how to response.
,
Memang perlu latihan krn gak gampang… Misal, ketika anak bercerita bhw dia mencoba minum atau rokok… gak gampang kan? Pasti maunya langsung menasehati atau mengembangkan pikiran2 buruk, atau bahkan marah & jadi paranoid, mengembangkan pikiran negatif lainnya, jangan2 juga ngobat. Itu masih perkara gampang, pernah seorang curhat menghadapi hal yg lebih sulit lagi dan berat.. yah, setiap anak unik, beragam cerita, pengalaman & tantangan. Jangan pernah menyerahkan permasalahan anak dengan orang lain, apakah psi****g.. atau lainnya krn sang ahli adalah kita sendiri yg paling kenal A to Z anak kita… bukannya tidak menghargai profesionalisme, ttpi menghargai bukan berarti menyerahkan dan bergantung…
.
dampingilah anak2 kita dengan kasih sayang, doa dan keyakinan bhw mereka memiliki peran baik dalam hidupnya yang sudah ditentukan Sang Pembuat Scenario…. Sang Penguasa Semesta… walaupun mungkin harus melalui segala hal yg katanya ‘kenakalan’ tapi kita tidak boleh terbersit sedikitpun bhw anak kita nakal… anak adalah karunia dan titipanNya… hidup kitapun dulu mungkin pernah mengalami hal2 yang dianggap ‘nakal’ dan kita melaluinya hingga menjadi kita yang sekarang…
.
Selamat beraktifitas dan terus belajar berkasihsayang dengan lingkungan kita terutama kepada anak2 kita..
.
#edisimamabersyukurakanprestasianaknya
Leave a comment