RuPa – meRUbah PAradigma
Asskm wr wb
Salam kasih sayang…
RuPa – meRUbah PAradigma
Paradigma atau bagi saya sederhananya adlh cara berpikir, ..sprti judulnya, antara Rupa pengertian harafiah dan Rupa yg mrpkan singkatan dari meRUbah PAradigma, keterkaitannya adlh bagaimana cara berpikir akan menjadi dasar sikap dan prilaku kita dan akan menciptakan Brand diri kita atau RuPa kita pd orang-orang sekitar kita, saling berkorelasi.
Sprti halnya Rasulullah Muhammad SAW yg dikenal dg gelar Al Amin atau yg dpt dipercaya krn cara berpikirnya yg hanif dan prilakunya yg dpt diandalkan dan terpercaya. Rupa sprti apakah yg ingin orang berpikir tentang diri kita? Kapan sih Merubah Paradigma diperlukan? Atau apakah memang perlu? Krn cara berpikir terkadang sdh begitu melekat dalam diri yg krnnya kita merasa benar dan sulit utk mau merubahnya. Ya, karena cara berpikir, bisa jadi sdh terbentuk lama sejak kecil hingga dewasa baik dari bagaimana orang tua kita mendidik kita, dan semua pendidikan yg kita terima dr pengalaman2 masa lalu.
Merubah Paradigma diperlukan utk diri agar selalu berusaha meningkatkan kesadaran berpikir dan berprilaku positif dalam rangka utk menjaga ‘perasaan’ orang2 di sekitar kita sehingga menumbuhkan perasaan tenang, nyaman, damai, kesetaraan dlm mengungkapkan pendapat dan lain-lain. Ketika kesadaran tersebut terbuka, latihannya adlh keputusan utk memilih berpikir dan berprilaku positif dan ujung2nya secara langsung atau tidak, sikap kita tersebut akan membuat orang lain membangun ‘julukan’ thd kita atau bahasa kerennya Personal Branding dan… itulah Rupa kita bagi orang lain.
Merubah Paradigma memang tidak mudah, krn sifat dasar manusia cenderung lbh ingin dirinya yg menonjol, merasa benar, krn adanya setitik sombong dlm diri yg sangat halus bekerjanya (baca SuRam). Utk itu penting bagi diri utk terus membangun kesadaran agar segera merubah paradigma saat menghadapi situasi yg membutuhkan kita HARUS memutuskan utk memilih bagaimana tetap mengedepankan perasaan orang lain shg kita akan melatih berpikir dan bersikap positif. Contoh sederhananya saya coba share satu cerita yg saya dapat dari guru saya, yg mana mdh2an cerita ilustrasi sederhana ini akan membuka kesadaran kita bhw terkadang apa yg kita terima dr pengalaman dulu, perlu utk dikaji kembali dan dari sini, kita akan memulai kesadaran kita utk mulai merubah paradigma kita krn mengedepankan perasaan orang lain shg sikap yg akan kita ambil adlh krn kita ingin menciptakan kedamaian dan ketenangan utk sesama… Crtnya begini… Kita selalu diingatkan utk berkata jujur… Suatu hari, sehabis diingatkan dlm suatu pertemuan bhw harus jujur, sebut saja A, mengatakan dalam diri, Jujurlah thd satu orang ini yg sdh membuat diri begitu kesal. Ya, gak tau kenapa, sebut saja A dan B. A benci sekali pada B yg penyebabnya menurut A, B pribadi yg tidak menyenangkan, belagu. A mendatangi B, dan mengatakan pada B dg luapan emosi bhw krn dia harus jujur, maka A mengatakan bahwa A tidak menyukai B krn bbrp alasan tertentu. Bagaimana sikap A menurut kalian? Apakah A melakukan hal tersebut krn ingin jujur atau pikiran A yg sdh ‘terisi’ bahwa jujur itu ya harus mengatakan dg sebenarnya. Betul jujur, tp apakah ada nilai kebaikan di sini? Apakah tidak sebaiknya mempertimbangkan perasaan B? Bayangkan ada 10 orang jujur sprti A yg tiba2 mendatangi kita dg luapan emosi krn ketidaksukaannya pada kita. Di sinilah A hrs mengkaji kembali, bhw bersikap jujur hrslah disertai nilai2 positif, Merubah Paradigma terhadap kejujuran. Lbh baik diam drpd menimbulkan kebencian lain atau permusuhan.
Jd merubah paradigma perlu dilakukan saat pikiran2 negatif menghampiri diri. Segeralah ubah sesuatu pikiran negatif dg memulai memasukkan kata ‘pasti bisa dan mudah’ utk diubah mnjd sesuatu yg positif. Krn merubah sesuatu yg ada di pikiran hrs dg memulai menumbuhkan kesadaran diri utk mengedepankan kebaikan bagi orang lain… Sesuatu yg negatif, bisa kok diubah mnjd sesuatu yg positif sebagaimana diperlihatkan dlm video ini…
http://youtu.be/zQK3PRTJitw
Yuk mulai membuka kesadaran diri utk RuPa dan kita lihat rupa sprti apa yg terbentuk dipikiran orang-orang terdekat kita terhadap diri kita… Mdh2an kita tmsk ke dlm orang2 yg saling mengingatkan utk berbuat kebaikan… Yuk mulai melakukan perubahan ke arah yg lbh baik dg membuka dan meningkatkan kesadaran diri bhw hidup kita adalah utk mnjd perpanjangan Allah dlm menciptakan dunia yg damai… KaruniaNya akan diberikannya kepada siapa yang ingin berubah menjadi lebih baik…
QS 8:53. Yang demikian (siksaan) itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Mohon dimaafkan jika ada hal2 yg tidak berkenan.. Segala yg benar datangnya dari Allah dan yg salah adlh krn kesalahan penulis…
Wass. Wr. Wb…
Leave a comment