Bagaimana Memperkaya Diri
Kaya, satu kata yg bisa begitu menarik krn bisa jd hampir sebagian besar orang ingin menjadi orang kaya, orang yg bnyk hartanya, banyak uangnya.. Yg mana kita bekerjapun tujuan akhirnya UUD, ujung2nya Duit. Walaupun memang tidak semua memiliki tujuan hny memgejar uang… Banyak pula yg mulai menyadari bhw uang bukan sbgi tujuan akhir, ttpi memaknai bahwa setiap hari adalah bagaimana menghasilkan karya terbaik..
Memperkaya diri… Kalimat yg hanya terdiri dari 2 kata dan banyak yg terjebak dg pengertian memperbanyak harta. Terbiasa berpikir apa yg sdh ‘biasa’, cara pikir dari kebanyakan orang yg dijadikan landasan, pdhal bisa jd ada pengertian lain… Iya, memperkaya diri bisa memiliki pengertian yg luas, dg mencoba menggali pemikiran lain, yaitu bagaimana memaknai segala sesuatu dlm diri… Selain yg bersifat materi yaitu pemikiran, hati nurani, yg mrpkan satu bagian dlm diri… Ya, pengertian yg bukan hny mencakup materi ttpi memperkaya hati.. Berbicara mengenai hati, tdk dipungkiri perkataan bijak, semua berawal dr hati.. Hati yg bersih, baik maka baiklah semuanya demikian juga sebaliknya…
Setiap perbuatan kita akan mnjdi kumpulan titik dlm hati, apakan titik terang atau gelap. Terbiasa berbuat baik, titik2 terang akan terkumpul dlm hati dan mnjd penerang langkah selanjutnya… Ttpi ketika terbiasa berbuat buruk, maka titik2 gelap yg terkumpul dan mnjd gelaplah hati, yg membuat segala sesuatu yg buruk mnjdi hal yg biasa, ya, menilai yg salah mnjdi baik.. Krn itu pilihlah utk selalu berbuat kebaikan di setiap peluang… Ketika segala sesuatu berjalan normal dan baik, dg mudah response positif yg terjd, ttpi ketika situasi sedang tidak berpihak, berada dlm tekanan dan situasi buruk, kadang pilihan respon kita jg negatif. Teori tinggal teori, sering mndpt siraman hati, mengikuti taklim, ttpi begitu dihadapkan dg ujiannya, teorinya melayang… Tahu bahwa perlakuan baik bisa memperkaya hati misal dg memaafkan, tidak marah, gak gampang terpancing emosi, ttpi begitu diuji, melayanglah teori yg sdh di dapat. Yuukk lakukan refleksi hati dg mengukur sejauh mana kekayaan hati kita, dmn dilakukan justru disaat segala sesuatu tidak sesuai harapan. Tiba2 bisa saja dihadapkan pd situasi dan orang yg sulit, misal, gosip, disakiti, dicemooh, dianggap rendah.. Ttpi ketika bisa menyikapinya dg tetap berkata2, berpikir dan berprilaku baik, insya Allah, kebiasaan baik akan terbentuk.
Memperkaya diri dg memperkaya hati dimulai dg membangun kebiasaan berkata, berpikir dan berprilaku baik shg membentuk karakter. Ketika dihadapi dg orang dan situasi yg sulit, sadarilah bhw itulah saat kekayaan hati memiliki peluang untuk bertambah jika cara menghadapinya tetap berespon dg berkata2, berpikir dan berprilaku baik.. Yukk dimulai.. Jng sampai hati kita mnjd buta krn kita tahu apa yg baik ttpi pilihan sikap kita tidak baik… Krn sesungguhnya bukanlah mata yg buta ttpi hatilah yg buta ketika kita bersikap tidak baik…
QS 22:46. maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.
Comments
saya tertarik dg rumus,teori atau konsep tuk mendapatkan dunia – akhirat cara mba nira,karena itu yg coba saya usahakan dlm perbaikan diri saya ke depan dengan teori ustad saya gunakan otak dan hati nurani dan juga keduanya sesuai kebutuhan hidup / tantangan hidup / ujian hidup agar kita jadi manusia yg baik,lebih baik,lebih baik lagi.amien yra
Amin yra… semoga kita termasuk ke dlm umatnya yg saling mengingatkan dlm kebaikan dan kesabaran…
no pin bbm berapa bun?