Benih – BErsihkan NIat dan Hati
Asskm wr wb
Salam kasih sayang
Benih – BErsihkan NIat dan Hati
Menghadapi himpitan hidup membuat rasa seakan lelah, jiwa kosong, hampa… Harapan seakan jauh dari gapaian dan seakan tidak mngkin terjadi.. Diri berusaha sekuat tenaga mencoba untuk tidak menyerah, dan yang teringat adlh nasehat2 baik…, sabar, serahkan smua pada Tuhan… Allah Yng Maha Baik, Yang Maha pemberi jalan keluar terbaik bagi setiap diri…. Sebaik-baik penolong adlh Allah..
3:150. Tetapi (ikutilah Allah), Allahlah Pelindungmu, dan Dia-lah sebaik-baik Penolong
Banyak cerita yg diketahui yang akan menjadi teladan untuk bisa tetap bertahan… Sesungguhnya makna bertahan, di sinilah yang terkadang tanpa kita sadari, membuat kita lupa memaknai bhw Dia akan memberikan pertolonganNya, sebagaimana janjinya, jika segala hal yg dihadapi adlh dg memaknai bhw bukan hanya disaat diri ini lemah, tak berdaya, hanya bisa bersandar padaNya, ttpi segala sesuatu yg dilakukan adlh hanya mengharap ridhoNya..
10:103. Kemudian Kami selamatkan rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman, demikianlah menjadi kewajiban atas Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman.
30:47. ……….Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman.
Kita, selalu merasa bahwa kita sdh melakukan hal ini…, berusaha sabar, berusaha menerima, tetapi kesedihan dan ratapan serta perasaan hampa ini mengapa tidak kunjung reda… kenapa hanya perasaan hampa berkepanjangan yang dirasakan ? ratapan kesedihan, perasaan hampa, kekecewaan… Justru di sinilah kita diminta utk bereaksi dg tetap tidak mengedepankan emosi dan tetap bisa berkasih sayang… Bagaimana bisa? Rasa dan hati yang tersayat bagaikan teriris, seakan-akan, kulit yang terluka, dan masih harus merasakan perasaan jeruk nipis di atas luka yg masih belum kering… nyeri teramat sangat yg dirasakan…. Memang tidak mudah utk melakukan dan meniadakan emosi dan ego ketika yang harus dihadapi adlh orang2 yang menurut kita adlh penyebab goresan luka tersebut… tidak mudah membuat luka tersebut kering..Kalaupun kering dan sembuh, bekasnya tetap ada. Tetapi ketika kita mencoba untuk meniadakan emosi, ketika kita memang berusaha keras ingin mencoba…. bisa saja terjadi, … Krn hikmah yg akan dirasakan sangat luar biasa utk diri ini, kedamaian hati,, perasaan kasih yang muncul secara Indah memenuhi relung hati… ya.., perasaan dengan diiringi kekuatan luar biasa yg membuat diri bisa bertahan bahkan menghasilkan apa yg disebut pertolongan dariNya.., tidak disangka2 dan menakjubkan..
3:160. Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal.
65:3. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.
Bertahan, mendapatkan peetolonganNya dan mendapatkan kebahagiaan, Semua bermula dari Benih.., bermula dari BErsihkan NIat dan Hati…
Niat dan hati yg bersih akan membawa dampak yg baik karena niat yg akan mendorong kita melakukan suatu perbuatan. Kalau diingat2, orang tua kita selalu mengingatkan agar memulai sesuatu dg basmallah, dmn dimaksudkan bhw segala sesuatu selalu diawali dg niat baik krn Allah. Scr harafiah, bnyk yg melakukan hal ini tetapi spertinya hanya mrpkan hal2 rutin dimana tidak memaknai hakekatnya, ya jadinya sprti sambil lalu saja.
Kadang diantara segala sesuatu yg menurut kita kebahagiaan, hati tetap merasa hampa.. Dikelilingi oleh orang banyak yg menurut kita mencintai dan kita cintai, menikmati kegembiraan saat berlibur, kemewahan, kekuasaan, ttpi sprti ada ruang kosong yg terkadang menghampiri dalam bentuk perasaan hampa, kesepian, ada yg kurang, yg ujungnya seakan2 tetap mencari yg namanya kebahagiaan… Kalau saja kebahagiaan bisa dibeli, maka hanya akan bisa dinikmati oleh orang2 kaya saja…
Memulai membersihkan niat dan hati adlh bagaimana usaha kita utk bisa mendptkan pertolonganNya dan membangun kebahagiaan..
Ya, membersihkan niat dan hati sebagaimana makna dari Wudhu yg kita lakukan…
QS 5:6. Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan salat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.
Wudhu dilakukan setiap ingin sholat dimana mrpkan simbol membersihkan diri utk siap menghadap sang Khalik. Krn itu, selalu niatkan dalam diri ini bahwa apapun yg dilakukan adlh hanya karena ingin memperoleh ridhoNya yg mrpkan bagian utk selalu mbersihkan niat dan hati seblm melakukan sesuatu yg semuanya bersumber pd Allah. Tanamkan dalam diri bahwa kita adlah hanya saluran utk menjadi nama2 baikNya, saluran kasih sayangNya, saluran keadilanNya, saluran kreatifitasNya dalam bekerja, dan saluran nama2 baikNya yg lain. Shg ketika secara pikiran kita merasa bhw sedang menghadapi yg namanya kesedihan, kekecewaan, maka Allah akan menuntun kita melalui kebersihan hati kita dg kekuatanNya, krn kita saluran kekuatanNya dan juga akan menolong kita melewati semua hal tsb sebagaimana juga dg janjiNya :
30:47. ……Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman.
41:30. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.
41:31. Kami lah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.
Ya, ketika kita selalu berusaha meluruskan dan membersihkan niat dan hati, Allah tidak
Ingin menyulitkan kita, Allah akan menyempurnakan nikmatNya pd kita. Dan tentuNya juga akan diikuti dg bagaimana kita mensyukuri semua nikmat yg telah diberikanNya pd kita.
Jadi, yukk mulai melakukan Benih.., mulailah dr memulai hari dg niat baik….. bahwa hari ini kita melakukan banyak hal adlh utk memperoleh ridhoNya, memberikan kebaikan bagi bnyk orang shg menghasilkan hal2 baik di jalanNya dimana akan mnjdi awal bagi diri utk membangun pola pikir yg berbeda yg akan mnjdi tolak ukur dalam beraktifitas (baca sharing tulisan SL – Simple Life).
Benih – Bersihkan Niat dan Hati, dimana kita diminta selalu memulai awal dg keinginan mengedepankan kebaikan bagi banyak orang yg hanya bersumber pdNya shg kita akan mengalahkan yg namanya ego. Krn dr egolah awal kekecewaan dan kemarahan, egolah yg membuat kita merasa bhw keinginan kitalah yg hrs dikedepankan. Lakukanlah mawas diri utk terus meluruskan Benih setiap saat, setiap kita akan melakukan sesuatu… Insya Allah, ketika kita hanya berniat segala sesuatu karenaNya, maka pertolonganNya begitu dekat… Bahkan bahagia akan menghampiri krn kita akan memaknai bahwa segala sesuatu adlh dalam rangka meraih ridhoNya.
Segala yg baik dan benar datangnya dr Allah, segala kesalahan adlh dr penulis, Mohon dimaafkan jika tidak berkenan.. Wass. Wr. Wb
Leave a comment