ReHat – REfleksi HAti
Asskm. Wr. Wb
Salam kasih sayang,
Badan pegel krn capek, kaki linu, bisa refleksi utk mengembalikan kebugaran. Kalau ‘capek’ hati gimana?
Kalau berbicara otonomi tubuh, hati, adlh organ penting dlm tubuh. Penetralisir racun, penghancur lemak dll. Dimana jika hati tidak berfungsi dg baik, maka jg akan mempengaruhi secara significant kesehatan tubuh, yg mana hal ini tidak bisa kita pungkiri.. Jika kita perhatikan, selain fungsi hati sbgi organ yg mempengaruhi kesehatan phisik, juga memiliki pengertian lain yaitu juga mempengaruhi perkembangan prilaku seseorang.. Sebagaimana syair lagu.. Jagalah hati jangan kau nodai… Jagalah hati cahaya hidup ini… Dalam hadist dikatakan bahwa sesungguhnya di dlm tubuh ada segumpal darah, yang apabila ia baik maka baiklah seluruh tubuh dan apabila ia buruk maka buruklah seluruh tubuh. Ketahuilah ia adalah hati.
Imam al Ghazali mengartikan hati disini sbgi organ maknawi, bukan dimensi fisik. Menurutnya, hati merupakan pilar perasaan, keyakinan, nalar, pemikiran, pemahaman, akhlak dan budi pekerti. Shg jika ia baik dan shaleh, maka baik dan shaleh pula seluruh tubuhnya, dan begitu pula sebaliknya, ketika buruk, maka buruk pula seluruh tubuhnya…
Demikian pentingnya fungsi hati… Artinya, selain scr phisik harus dipelihara, secara maknawi juga penting utk diperhatikan bagaimana selalu dijaga agar bisa menjadi cahaya untuk mengikuti petunjuk ke jalan yg lurus, jln yang diridhoiNya. Krn itu dengan melakukan ReHat, akan mengajak diri untuk bagaimana secara konsisten, perlahan tetapi pasti, dalam berlatih ‘mengalahkan’ ego diri dan berdamai dengan diri sendiri.
Untuk itu penting bagi kita mengetahui dan mengakui, apa sih kekurangan diri kita… Dalam sebagian besar sharing, saya sering menyebutkan ‘Refleksi Hati’, dimana dimaksudkan, ambil waktu utk diri sendiri, lakukan perenungan dan ajak diri berdialog.. Siapa saya? Apa yang hari ini akan saya lakukan? Apa yg telah saya lakukan? Lalu lakukan permohonan ampun pdNya dg segala kerendahan hati, krn bisa saja dalam setiap interaksi dg bnyk orang, ada setitik salah yg dilakukan. Tp tentunya tidak mudah memulai utk melakukan hal ini.., selain tidak biasa, terkadang, diri kita merasa, apa yg dilakukan sdh yg terbaik, sulit mengakui bhw kemungkinan diri ini telah melakukan kesalahan.. Krn itu, penting bagi diri utk mengetahui dan mengakui siapakah saya,… mengenal diri sendiri….
Mengenal diri sendiri sangatlah penting. Sebagaimana hadist Qudsi yg sudah sangat dikenal.. ‘Barangsiapa mengenal dirinya maka sesungguhnya dia mengenal Tuhannya’
Terkadang dengan segala kesibukan yg dilakukan, rasa, keinginan, ungkapan dan prilaku yg dilakukan, tidak bisa kita pungkiri, bhw setiap orang, yang memang dengan diiringi niat yg Insya Allah baik, selalu merasa bahwa sudah berusaha melakukan ‘kebaikan’. Coba renungkan hal berikut ini….. “tidak ada keinginan utk memperlihatkan kelebihan atas apa yg dimiliki krn manusia pd dasarnya tidak memiliki apa2…. Tidak ada keinginan untuk menyakiti orang lain….tidak ada keinginan untuk membuat orang lain termangu dan iri…. Tidak ada keinginan untuk merasa bahwa diri ini lebih dari yg lain.., apakah lebih cantik/ganteng, lebih pintar, lebih berkuasa, lebih kaya dan lebih2 lainnya……..yg ada Insya Allah adlh keinginan untuk menjadi lebih baik di mataNya…. Ttpi, saat kebahagiaan menghampiri, saat bisa menikmati kelebihan yang diberikanNya… Ketika hanya ada keinginan untuk berbagi kebahagiaan, yang dilakukan adalah sharing photo2 hotel mewah, perjalanan2 luar biasa, status2 akan ungkapan hal2 luar biasa yg dialami… ” apakah salah? Tidak ada yg salah selama menjaga niat… Ttpi semurni2 niat hanya Allahlah yg Maha mengetahui.. Sementara kita tidak bisa mengontrol pemikiran orang lain kepada kita atas ungkapan2 hebat yg sdh kita ceritakan dan diketahui bnyk orang… Yg mana mungkin saja secara tidak sengaja telah membuat orang yg ada penyakit dlm hatinya mnjdi iri.. Mungkin saat membaca hal ini, respon nya pun bisa berbeda2… Ada yg mengatakan pd diri sendiri.. Biar saja, kalau orang lain yg memiliki penyakit hati, dialah sendiri yg akan menanggungnya… Atau segera melihat ke dlm diri dan melakukan istighfar, meluruskan kembali niat… Wallahuallam… Penulis tidak bermaksud menggurui, hal ini juga sebagai perenungan bagi penulis sendiri. Yg jelas, apapun yg diri ini lakukan, selalu akan ada akibat yg ditimbulkan…, dan bilamana apa yg dilakukan akan berdampak negatif pd yg lain.. Tentunya hal ini juga akan berbalik ke diri sendiri… Krn itu, penting sekali utk melakukan ReHat… Refleksi Hati… Lakukan perenungan sejenak, perbanyak istighfar, sadarilah sengaja atau tidak, sadar atau tidak, kita manusia sering sekali berbuat salah…
Sebagaimana dlm Al Quran dijelaskan bhw pd dasarnya kita sbgi manusia memang memiliki sifat2 buruk… Berikut bbrp sifat buruk yg mrpkan penyakit hati agar dijadikan perenungan utk memperbaiki diri :
4:28 : manusia bsifat lemah
16:60 : bsifat buruk
17:11: bsifat tergesa2
70:19: bersifat keluh kesah lagi kikir
16:4. Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.
17:83. Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia: dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa.
100:6. sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Tuhannya,
100:8. dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.
Yuk mulailah lakukan ReHat.. Refleksi Hati kita, sehingga hati bisa menjadi cahaya untuk kita menemukan jalanNya.
Tahapan ReHat :
1. Rutin melakukan membaca Al Quran. Berusahalah utk meraih ilmuNya… Jangan hanya membaca Arabnya, ttpi baca juga tafsirnya. Krn ibaratnya kita mendptkan surat cinta dlm bahasa prancis, apakah kita bisa mengerti ungkapan cinta tsb? Krn itu membaca kalamNya, adlh juga berusaha dan mau tahu ungkapan cintaNya pd kita…shg kita mengetahui keinginanNya.
Atau ikhtiar lainnya, bisa mengikuti pengajian2… Membaca buku2 yg mengajak pd kebaikan dan mengenalNya…Silahkan lakukan sesuai kemampuan kita… Krn dlm Quran pun dijelaskan
92:4. sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.
Ttpi yg paling terpenting, jangan merasa sdh mnjd yg paling baik… Kembali luruskan niat… Hargai perbedaan… Krn pd dasarnya jg disebutkan dlm Quran :
51:8. sesungguhnya kamu benar-benar dalam keadaan berbeda-beda pendapat,
Jd segala perbedaan, kembalikanlah pd Allah, jangan menjadikan pertentangan, perselisihan bahkan permusuhan… Krn Islam mengajak kepada kedamaian…
42:10. Tentang sesuatu apa pun kamu berselisih maka putusannya (terserah) kepada Allah. (Yang mempunyai sifat-sifat demikian) itulah Allah Tuhanku. Kepada-Nya lah aku bertawakal dan kepada-Nya lah aku kembali.
Berusaha mengetahui ungkapan cintaNya pd kita dg membaca dan berusaha mengerti isi kalamNya, Quran, kita jg akan lbh mengetahui hal2 apa saja yg mrpkan sifat2 buruk ( yg di atas sdh disebutkan, hanyalah sebagian saja), shg kita jg jd tahu apa yg hrs dihindari dan yg sebaiknya dilakukan ( baca next sharing – Bacalah : KemBAli dan CAri jln dekat pada AlLAH)
2. Lakukan perenungan.. Perenungan bukan bengong, meratap ketika merasa kecewa, marah dll sehingga terperangkap dalam kesedihan, penyesalan yg berkepanjangan…Perenungan adlh melihat ke dalam diri, pengakuan kesalahan akan diri dan bertawakal padanya. Melepaskan segala pikiran buruk dan berdamai pd diri sendiri. Sulit? Pasti… Ttpi tidak ada yg tidak bisa dilakukan ketika diri ini berniat utk selalu berusaha membersihkan hati dr segala penyakitnya… Yg terpenting, lakukan pengakuan diri.. Ketika memang menemukan kesalahan diri, jangan terlalu menyalahkan diri sendiri berkepanjangan, lakukan perenungan, mohon ampun pd Allah, kalau memang sanggup meminta maaf kpd orang yg memang kita lakukan kesalahan, lakukanlah.. Dan rasakan kedasyatan manfaatnya pd diri… Jika blm, lakukanlah bnyk2 istighfar dan mohon ampun pdNya, tawakal dan minta kekuatan utk diri ini sanggup meminta maaf. Dengan melakukan permohonan ampun, ini juga utk kembali meluruskan niat, membersihkan hati shg jika ad setitik sombong, maka hanyalah Allah yg Maha Pengampun yg akan memaafkan…
Perenungan diri ini, lakukanlah dg segala kerendahan hati, berusahalah seakan2 kita berhadapan pd Allah dan memohon dg ikhlas segala kesalahan kita.. Rasakanlah seakan2 hati yg merasa gersang dan membutuhkan siraman kedamaian, merasa lbh ringan… Perbanyak istighfar… Ketika permasalahan yg dirasakan begitu berat, lakukanlah lbh sering dan cari tempat yg tenang, kalau perlu setelah sholat malam… Rasakanlah manfaatnya pd diri, ketika segala kepasrahan dan pikiran hanya tertuju pd Allah semata… Dan ketika seakan2 perasaan masih terasa berat… Lakukanlah sedekah apakah materi atau immateri/amal sholeh (cari kegiatan positif yg mengajak hati berfokus utk melakukan kebaikan)…
ReHat tidaklah sesulit yg dibayangkan, ketika memang kita berniat melakukannya… Allah Maha baik.. Selama hati ini memiliki niat baik, Dia lah Yg Maha Tahu, dan tentunya niat baik diiringi jg dengan amal sholeh yg selaras dg keinginanNya… Jangan sampai, waktu kita terbuang sia2, merasa sdh berbuat baik ttpi ternyata kebaikan yg dilakukan sia2 krn tidak berdasarkan pd petunjukNya…
35:37. Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh yang berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang lalim seorang penolongpun.
Mulailah lakukan tahapan ReHat secara rutin.. Insya Allah, ketika kita bisa berdamai pd diri sendiri, semua permasalahan yg ada tidak akan membuat diri ‘limbung’ yg membuat ratapan ataupun sesalan berkepanjangan. Krn diri ini terus mengajak berlatih agar selalu bertawakal, hny berserah pdNya. Dan tentunya ketika sdh bisa berdamai pd diri sendiri maka jg akan bisa berdamai pd lingkungan dan orang2 sekitar kita, jiwa akan merasa lebih tenang…
89:27. Hai jiwa yang tenang.
89:28. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridai-Nya.
89:29. Maka masuklah ke dalam jemaah hamba-hamba-Ku,
89:30. dan masuklah ke dalam surga-Ku.
Segala yg baik dan benar datangnya dr Allah, segala kesalahan adlh dr penulis, Mohon dimaafkan jika tidak berkenan.. Wass. Wr. Wb
Leave a comment