Berusaha Mendekat PadaNya
Berbincang dg ustadz yg cukup senior, menggugah hati ini dan seakan teguran kecil utk berusaha lbh keras lg mendekat pdNya. Abi, begitu sy memanggilnya, bercerita dg bersahaja, “Dulu ada hal yg begitu membekas dlm hati pertama kali mengikuti mata kuliah pendalaman Islam, dmn ditanya, apakah di ruang kelas ini pd yakin dg Islam? Tunjuk tangan siapa yg yakin? Dan smua pelajar di kelas tunjuk tangan, berkatalah sang guru, “Kalau smua sdh yakin, berarti tidak perlu ikut mata kuliah saya. Baiklah, silahkan dtng pas ujian.” Sang guru menatap seluruh pelajar dmn masing2 saling menatap satu sm lain, dan terlihat jelas tatapan mata bingung. Semua msh terpana, dan terdengar lg pertanyaan, coba skrng tunjuk tangan, siapa saja yg setiap hari membaca Quran? Sebagian besar mengangkat tng. pertanyaan lain, tunjuk tng siapa yg cukup sering mencoba memahami Quran dg membaca tafsirnya? Ternyata hny sedikit sekali yg mengangkat tngnya. Barulah sang guru mengatakan, ok ternyata di kelas ini msh membutuhkan mata kuliah saya. Abi tersenyum mengakhiri ceritanya, ya katanya, pengalaman tsb membuka kesadarannya akan sesuatu yg membuatnya mulai menyadari utk lbh mengenal sang Rab, sang Pencipta dan Penguasa Semesta melalui kalamNya, Quran.
Crt tsb menggelitik perasaan, melahirkan suatu pertanyaan, seberapa besarkah usaha yg sdh dilakukan utk lbh mendekat dan mengenalNya?
Satu hal dr perbincangan di atas yg msh terngiang dan terus teringat, ketika meyakini sesuatu, mk kita akan mencurahkan segala usaha terbaik utk berusaha mengetahui, mengenal lbh jauh shg bisa meraih yg terbaik atas apa yg diharapkan. Sehrsnya ketika berbicara mengenai keyakinan, tentunya setelah ‘tahu’ bahkan kenal terlebih dahulu. Ya, sprti halnya keinginan menikah.. Yakinkah kita akan menikahi seseorang, ktk kita tidak berusaha tahu dan mengenal orang yg kita nikahi? Tentunya kita akan berusaha tahu, mengenal calon pasangan kita dg usaha terbaik. Ingatkah saat jatuh cinta? Rasanya smua usaha terbaik, kita usahakan utk orang yg kita kasihi, sampai akhirnya memutuskan utk menikah dg pilihan hati.
Keinginan utk tahu dan mengenal lbh dekat pdNya, memerlukan tindakan nyata, bukan hanya niat, ttp usaha yg dibuktikan… Sbgi manusia, kita memang hrs selalu bergantung pdNya, ttpi terkadang usaha kita blm maksimal. Walaupun sprti yg dijelaskan dlm Quran, bhw usaha kita mmng berbeda2, ttp mdh2an krn ketulusan niat yg kuat dan usaha maksimal utk berada di jlnNya yg lurus, Insya Allah kita akan makin merasakan kedekatan kita pdNya.
QS 92:4. sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.
Mendekat pdNya, menemukan jln yg lurus, hrs diusahakan. Kadang kita lbh sering meminta drpd berusaha mendekat. Ya, kita terlalu sibuk yg membuat kita tidak ada waktu walau hny membaca 1 ayat, apalg berusaha memahaminya. Ya, mungkin, beginilah kita, lbh sering meminta krn kita selalu berpikir bhw Dia begitu baik, Maha Pemurah dan Penyayang, pdhal Allah tidak butuh kita, kitalah yg membutuhkanNya.
Kita sering meminta ttp kadang lbh sering lupa utk melakukan sesuatu dg bersandar pd Quran.. Bagaimana kita tahu bhw apa yg kita lakukan adlh sesuai dg petunjukNya, krn membaca Quran sj tdk ada waktu dmn hal tsb adl dlm rangka menjalankan perintahNya? Sbgi bentuk usaha kita utk lbh mendekat pdNya? Ya, kita sbgi manusia mmng penuh kekurangan, pdhal Dia begitu dekat ketika kita jga mendekat.
QS 2:186 : 2:186. Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.
Kita tau peribahasa, tak kenal, maka tak sayang, sebagaimana digambarkan ilustrasi berikut ini, seseorang sekonyong2 mendatangi orang yg tdk dikenal dan meminta pekerjaan atau harta, apa yg terlintas pd pemikiran orang yg dimnta? Pertama kali tentu terlintas pertanyaan, siapa dia, apakah kenal dg orang tsb? Apa alasan permintaannya akan diberikan? Kenal saja blm, bahkan tahu sesuatu tentang orang yg meminta saja blm, tp sdh meminta sesuatu.
Kasih sayang Allah memang luar biasa, Maha luas, tanpa pandang bulu, ttpi, ketika kita mendekat, maka tidak mustahil, keinginan kita akan dg mudah diijabahNya.
Berusaha mendekat pdNya adlh bagaimana tindakan kita berusaha mengetahui kalamNya dan mnjlankannya shg kita akan mnjd hambaNya yg merpkan saluran kasih sayangNya. Bagaimana tetap mengedepankan kebaikan2 dlm berkasihsayang walaupun terkadang, situasi, keadaan ataupun orang tidak sesuai dg harapan, dg memilih berespon/menyikapi sesuatu sesuai kebaikan versi Quran.
Ketika hidup berjalan normal dan baik, mk sikap kita pun berespon dg baik. Masalahnya adalah ketika menurut kita situasi atau sikap orang tidak sesuai dg apa yg kita harapkan, masihkah kita bisa berespon sesuai dg apa yg diperintahkan?
Setiap hari bnyk Hal yg dihadapi yg menuntut pilihan sikap dlm berespon. Ketika sesuatu tdk sesuai harapan, Apakah kita msh bisa dan mau berespon sesuai tuntunanNya?
Atau kita masih membiarkan diri kita dg mudah menunjukkan kemarahan dan sulit memaafkan?
Ingatlah lagi firmanNya QS 3:133-136. Mendptkan ampunanNya dan surga seluas langit dan bumi bagi orang2 yg bertakwa yaitu orang yang menyedekahkan harta-materi&immateri, menahan marah, memaafkan dan menyadari kesalahan lalu mhn ampun.
Ketika kita bermohon banyak Hal pdNya dalam doa kita, bermohon lah pula spy kita terpelihara Dari perbuatan2 yg tdk sesuai tuntunanNya. Krn sikap kita berespon terhadap situasi atau orang menunjukkan ketakwaan kita pdNya. Dan ketika kita berusaha memelihara diri dg terus berlatih bersikap sesuai tuntunanNya, Insyaa Allah pertolonganNya begitu dekat bahkan diampuni kesalahan dan dosa.
QS 8:29 : 8:29. Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqaan* dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa) mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
* petunjuk yg dpt membedakan yg hak dan bathil, dpt diartikan jg pertolonganNya
Layaknya seorang pekerja yg mendptkan Promosi adalah krn usahanya yg keras dlm pekerjaan yg ditekuninya dg mengikuti Segala Hal yg berlaku yg telah ditetapkan di perusahaan tsb, Lalu utk meminta pd Rab yg Maha segalaNya, sdhkah kita berusaha menjalankan sesuai tuntunanNya? Bukan hny berespon benar disaat situasi normal atau orang berlaku sesuai harapan kita, ttpi tetap bisa dan berusaha berespon benar ketika situasi atau orang tdk sesuai harapan. Dan respon kita adalah sesuai dg tuntunanNya.
Yuk berusaha mendkat pdNya, shg kitapun akan dpt memaknai dan merasakan bhw Allah begitu dekat. Niatkan dg keteguhan hati utk melakukan kebaikan2 dan kesabaran walaupun situasi, keadaan yg dirasakan begitu berat dan bahkan orangpun tdk mendukung. Krn Allah selalu beserta orang2 yg berbuat kebaikan, bertakwa dan orang2 yg sabar.
84:6. Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya.
16:128. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.
2:153. Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) salat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
Leave a comment