Meraih Takwa dengan S3

Salam kasih sayang,

Membaca judulnya mungkin terbersit pertanyaan, kok S3? Kalau dikaitkan dg jenjang keserjanaan, langsung terpikir, S2 saja belum bahkan mungkin S1 juga masih diangan-angan atau masih belum selesai. Hehehe, ini tdk terkait dg status keserjanaan. Sprti tag line yg tertulis di pojok kiri atas web ini, S3 yg dimaksud di sini adlh singkatan dr Sujud, Smart dan Selfish.

Ketika berbicara mengenai takwa, tentunya bnyk yg memiliki keinginan mau sampai pd tingkatan ini. Tp tanpa kita sadari, terkadang membuat kita kurang memaknai prilaku kita dlm beraktivitas shg ujung2nya hny jd rutinitas dan berlalu begitu saja. Dan begitu menghadapi kendala atau sesuatu yg menurut kita tidak sesuai harapan, pikiran kita mnjdi buntu bahkan stress dan membuat kita menyikapinya dg emosi. Misal, saat bekerja, itu sdh jd hal rutin, begitu dikantor ada gosip, atasan menegur dg teguran yg cukup keras, kita stress. Pelariannya kadang marah bahkan terbawa ke rumah. Atau hub dg pasangan yg sdh tidak memiliki makna utk saling mengasihi dg benar, bawaannya kesel, diajak diskusi yg ada lbh baik menghindar atau malah marah. Itu hny sebagian kecil saja contoh dr kejadian2 yg kita alami.

Pengertian SUJUD di sini adlh memaknai bhw seorang hamba hrs memiliki ketundukan dan ketaatan. Tunduk dan patuh/taat pd sang Penciptanya. Klik link https:sites.google.com/site/rerolet/kalimat

Terhadap apa? Tentunya terhadap tuntunan, petunjuk, perintah dan laranganNya. Krn itu, penting bagi kita utk kembali pd Quran. Luruskan niat kita bhw kita akan mjndi pribadi yg menikmati proses utk lebih mengenal akan RabNya melalui kalam2Nya, Al Quran nur karim dengan memurnikan ketaatan kita hny padaNya, bergantung hanya pdNya dlm menjlnkan setiap aktivitas kita yg kita maknai sbgi bentuk ibadah kita pdNya. Selayaknya matahari yang patuh menjalankan tugasNya menyinari bumi dan tetap dengan kepatuhannya walaupun berjuta keluhan yang kadang dilontarkan manusia karena merasakan panasnya yang menyengat.

39:2. Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Qur’an) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.

39:11. Katakanlah: “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama.

39:14. Katakanlah: “Hanya Allah saja Yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku”.

Smart mengandung pengertian, bhw segala sesuatu yg mnjd dasar aktivitas kita adlh dg mengetahui ilmunya terlebih dahulu. Orang2 yg berilmu adlh orang2 yg menggunakan akalnya utk menerima pelajaran dan memahaminya. Pernah dengar istilah work smart, think smart? Apapun yg ingin kita lakukan, keputusan, strategy, aktivitas, perlu tahu ilmunya, perlu belajar terlebih dahulu, memahami, kemudian melakukan atau bisa mengambil langkah selanjutnya sesuai dengan kondisinya. Krn itu kita hrs terus belajar. Sekolah terbaik adlh sekolah kehidupan dg kurikulum yg berpedoman pd Quran. Ketika kita tahu ilmunya, kita akan tahu bagaimana menyikapi atau berespon terhadap sesuatu dengan benar sesuai petunjukNya.

29:49. Sebenarnya, Al Qur’an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang lalim.

2:269. Allah menganugrahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Qur’an dan As Sunah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa yang dianugrahi al hikmah itu, ia benar-benar telah dianugrahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).

28:14. Dan setelah Musa cukup umur dan sempurna akalnya, Kami berikan kepadanya hikmah (kenabian) dan pengetahuan. Dan demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

39:18. yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal.

S ke 3 adlh Selfish. Jika ke 2 S pertama adlh yg harus dilakukan, S yang ke 3 justru yang harus dihindari. Ego, keinginan yang hanya mementingkan diri sendiri hanya akan mengasah nafsu yang ada dalam diri kita untuk menguasai kita. Karena itu, harus disadari untuk tidak mementingkan diri sendiri. Setiap keputusan yang akan diambil dan aktivitas yang akan dilakukan adalah sudah mempertimbangkan untuk kebaikan orang banyak, orang-orang di sekitar kita. Jadilah orang yang memiliki rasa kasih sayang dan melakukan banyak hal baik dan bermanfaat untuk banyak orang. Sebagaimana yang dicontohkan oleh sosok yang begitu sempurna, kekasih Allah SWT yaitu Nabi yang mulia, pemimpin hebat yang tidak tertandingi sepanjang sejarah, Nabi Muhammad SAW.

9:128. Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.

Meraih takwa adalah berproses. Nikmati prosesnya. Mulailah mendekat dengan membaca dan memahami Quran. Raih IlmuNya dan jalankan semua petunjukNya dengan ketaatan dalam menjalankan semua aktivitas sebagai bentuk ibadah padaNya. Sadarilah bahwa peluangnya begitu besar. Sudahkah kita menyadari bahwa peluang menjadi takwa begitu sering kita hadapi? Gak percaya? Nantikan pembahasan di lain kesempatan. Coba perhatikan ayat-ayat berikut yang merupakan parameter takwa :

3:133. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

3:134. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

3:135. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

3:136. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.

 

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *