Tidak Cukup Hanya Motivasi
Kadang kita tdk menyadari Betapa bnyk Hal yg kita hadapi yg diberikan Tuhan justru utk memperbaiki ketakwaan kita pdNya. Setiap hari, kemacetan yg kita hadapi, pengendara lain yg bs saja menyalip semaunya, teman yg kadang “nyebelin”, Bos yg tiba2 bĂȘte marah2 gak jelas, anak Buah yg gak ngerti2 ketika diarahkan, anak yg merengek ketika kita dlm kondisi capek, dan pasangan yg mungkin kadang membuat kita mengelus dada dan bnyk hal lagi.
Setiap hal yg dihadapi adlh peluang : peluang utk sabar, peluang utk memberikan waktu dan pikiran kita (sedekah immateri) dan tentunya peluang utk memperbaiki diri.
QS 3:133-136. Mendptkan ampunanNya dan surga seluas langit dan bumi bagi orang2 yg bertakwa (menyedekahkan harta-materi&immateri, menahan marah, memaafkan dan menyadari kesalahan lalu mhn ampun).
Sangat penting utk disadari, bhw dlm hidup ini, kebutuhan diri akan sesuatu yg bisa memberikan motivasi agar tetap semangat mrpkan cambuk utk membuat kita lbh kuat, lbh percaya diri shg mengingatkan kita kembali pd hal2 yg sehrsnya dilakukan. Tp kadang hal itu hny sementara waktu. Misal, mengikuti seminar, training2, ceramah. Saat selesai, wawasan bertambah, diri seakan tersadar krn merasa diingatkan, ttpi sehari dua hari atau paling lama seminggu, keinginan memperbaiki diri utk berubah, hilang, lenyap tak berbekas. Semangat dan kemauan yg tinggi utk berubah tidaklah bararti apa2 ketika kita tidak membangun KEBIASAAN/HABIT yg positif. Krn itu, ketika kita menyadari bhw frekuensi kita utk berubah mnjd lbh baik sdng tinggi, yuk canangkan perubahan apa yg mau kita ubah mnjd kebiasaan yg lbh baik. Misal, kita sadar kalau gampang marah, begitu dihadapkan dg diberikan ujian utk melatih diri spy bisa menahan amarah, sprti hal2 yg sdh disebutkan di atas, lakukan usaha terbaik, tahan keinginan utk marah dg melihat hal ini sbgi peluang utk berubah mnjdi lbh baik. Lakukan terus menerus selama 1 bulan, rasakan manfaat perubahan diri Anda setelah itu. Sulit? Memang sulit, apalg yg biasa mengungkapkan kemarahan scr spontan, yg biasanya keluar suara keras dan kata2 kasar, eh ini diminta utk berlatih mengeluarkan kekesalan hati dg bersuara lbh halus dan meniadakan kata2 yg tdk sepantasnya. Tp yakinlah bhw hal ini bisa dilakukan, apalagi jk mengingat apa yg dijanjikan Allah, surga seluas langit dan bumi yg diberikan pd orang yg bertakwa yg salah satunya menahan amarah. Katanya mau surga, berarti tinggal menguatkan niat utk membangun kebiasaan positif, menahan amarah diri sendiri krn kitalah yg bisa mengontrol diri kita sendiri. Proses ini berlaku utk setiap hal yg ingin kita ubah utk membangun kebiasaan baru yg positif. Yuk, mulailah refleksi hati akan keinginan2 kita, apa yg ingin kita ubah mnjd lbh baik. Bukan hny motivasi yg dibutuhkan, akan ttpi juga impkementasi secara konsisten membangun kebiasaan baru yg positif thdp apa yg ingin diubah. Yuk lakukan perubahan ke arah yg lbh baik… Ketika hal ini sdh dilakukan terus menerus, rasakanlah pribadi baru dlm diri…
Leave a comment