PETA (PErjalanan cinTA)
Asskm wr wb
Salam kasih sayang…
PETA (PErjalanan cinTA)
Bnyk cerita dlm hidup ini… Silih berganti rasa yg terkadang masih terus teringat dlm memory.. Senang, sedih… Semua menambah kekayaan hati jika masih bisa melihatnya mnjdi sesuatu rangkaian pengalaman hidup yg berarti yg pada akhirnya, Insya Allah akan mengajarkan banyak hal pd diri untuk terus mau melangkah dalam rangka mencari ridhoNya. Bukan hanya sambil lewat dan mnjd bagian dr kegiatan rutinitas yg akan membuat diri terpaku tanpa mendptkan ‘sesuatu’ dan lewat begitu saja…, tanpa makna, tanpa kesan, tanpa ‘kesadaran’ bahwa apapun yg dialami adlh proses utk selalu berusaha dlm rangka meraih ridhoNya. Seperti judulnya PeTa, atau PErjalanan cinTA adalah rangkaian pengalaman bagaimana usaha kita untuk membuka kesadaran diri dalam menyadari bahwa segala sesuatu yg dialami adlh sebagai bentuk keinginan dan usaha mendekatkan diri pd sang Maha Segalanya dimana melakukan segala sesuatunya adlh dg perasaan cinta atau kasih sayang. Sprtinya mungkin agak sulit mengartikannya. Coba bayangkan ketika berada dalam situasi bahagia… Rasanya semua di sekeliling kita aman, tenang, membuat diri bersemangat. Seandainya cinta atau kasih sayang itu hadir saat keadaan dan situasi tidak sesuai, sprti lagi marah, kecewa, apakah kita masih membiarkan diri kita marah2 dengan tidak semestinya dengan ungkapan kata2 kasar atau pandangan mata yg menusuk hati?
Perjalanan Cinta adlh bagaimana terus berusaha utk menghadirkan perasaan kasih sayang dalam diri sehingga akan menjaga diri dari melakukan hal2 yg tidak wajar, tidak membuat sekeliling kita gelisah, takut, tidak tenang akan ttpi sebaliknya, ketika perasaan bahagia dan damai menghampiri, maka kita pun akan menularkan kebahagiaan, kedamaian dan ketenangan pd sekeliling dan orang2 sekitar kita.
Kita semua tahu bahwa sebaik-baik orang adlh yg bermanfaat bagi banyak orang.. Ttpi bermanfaat di sini adlh yg memiliki kesadaran utk memberikan kebahagiaan bagi bnyk orang… Sebagaimana diingatkan dalam Quran bahwa janganlah bersedekah dengan diikuti oleh perkataan yg dpt menyakiti penerimanya krn akan sia2…
2:262. Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
2:263. Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.
2:264. Hai orang-orang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena ria kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.
Jd di sini sangat penting disadari bahwa apapun yg dilakukan adlh dengan selalu mengedepankan utk menjaga perasaan orang2 di sekitar kita. Sprtinya mudah, tetapi pd kenyataannya begitu sulit dilakukan…. Terkadang krn dikuasai oleh kemarahan dlm diri, tiba2 kata2 yg tdk sehrsnya, keluar begitu saja dan membuat si pendengar mnjd sakit hati… A’udzubillah min dzalik.., semoga Allah menjaga lisan dan lidah kita utk tidak memgeluarkan kata2 yg menyakiti… Krn itu, penting bagi diri utk terus meningkatkan kesadaran bahwa ketika kita memang serius dengan niat baik utk melakukan Perjalanan Cinta maka kita hrs membangun kesadaran diri utk terus berusaha melakukan sesuatu krn cinta…. Memberi krn cinta dan menahan kemarahan krn cinta… Ya…, ketika kita menyadari hal tsb, maka apapun yg dilakukan adlh dalam rangka memberi tanpa mengharap balasan.., ketika ingin marah, dalam bentuk apapun…, kita sadar bahwa jika tidak melakukannya dengan benar maka akan menyakiti orang tsb… PeTa atau perjalanan cinta adlh membuka kesadaran diri utk terus berusaha di jlnNya yang lurus bagaimana utk membangun ketakwaan kita pdNya… Sebagaimana dlm quran disebutkan bhw orang2 yg bertakwa adlh
3:133. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,
3:134. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
3:135. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.
3:136. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.
PeTa, perjalanan cinta adalah perjalanan meningkatkan kesadaran utk meraih ridho dan ampunanNya… Sadar, ketika memberi, maka memberi dengan ikhlas tanpa mengharap imbalan, dan memberi tanpa bentuk-bentuk kepentingan.., aku memberi karena tujuan atau aku memberi hanya pada orang-orang tertentu… Sehingga apapun yang akan dilakukan adalah telah menyadari hakekat bahwa dibalik apapun yang dilakukan adalah dalam rangka sebagai bentuk usaha mendekat padaNya… Sadar, bagaimana untuk tidak menyakiti orang lain…, untuk bisa menahan kemarahan, sehingga menjaga kelakuan untuk selalu memberikan kedamaian dan ketenangan….
Seorang Sahabat juga pernah mengatakan, bahwa Perjalanan Cinta juga dlh Perjalanan Keimanan, dimana grafik iman mmng tidak menentu, kadang turun kdng naik.. Ttpi ketika membicarkan cinta, sederhananya adlh bagaimana bersikap dg cinta shg apa yg dirasakan dan dilkukan adlh krn cinta pdNya shg akan tercipta kedekatan dg sang Maha Cinta dimana ketika berbicara mengenai cinta…, masihkan menyimpan amarah? Masihkah menyimpan kecewa? Masihkah berat dan berpikir untung rugi ketika melakukan kebaikan?
PeTa…., bukan sekejab bisa dilakukan.., untuk sukses melakukannya adalah juga menggunakan peta yang paling benar yaitu Quran… Kembali kepada Quran dan mempelajarinya sehingga Perjalanan Cinta kita akan bersandar dan mengacu sesuai petunjukNya. Yukk mulai membaca dan mempelajarinya kemudian sedikit2 mengamalkan sesuai kemampuan… Janganlah sprti video berikut, dilarang malah dilakukan….
Yuukk, jadikan Quran panduan utk Perjalanan Cinta kita…, sehingga apapun yg dilakukan adlh berdasarkan perintahNya…. Ketika Cinta melekat pada diri, maka sikap dan prilaku kita akan lemah-lembut, mendatangkan kenyamanan dan kebahagiaan bagi orang2 di sekitar kita… Sederhananya adlh, ingatlah kondisi sebagaimana jatuh cinta.., sikap, kata2 begitu dijaga. Atau cinta seorang ibu, yg dg mudah memaafkan walaupun sang anak berbuat salah… PeTa adlh bagaimana kita akan selalu berusaha membangun kesadaran diri utk berbuat kebaikan2, shg pd akhirnya kita pun akan memaknai hakekat bhw tujuan hidup kita adlh menciptakan damai bagi sesama dimana dg kebaikan yg dilakukan akan merasakan kedekatan pd Sang Maha Cinta…
QS 16:128. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.
Mohon dimaafkan jika ada hal2 yg tidak berkenan.. Segala yg benar datangnya dari Allah dan yg salah adlh krn kesalahan penulis…
Wass. Wr. Wb…
Leave a comment