LuBer – LUar biasanya BERbagi
Asskm. Wr. Wb
Salam kasih sayang…
Luber, atau singkatan LUar biasanya BERbagi, adlh share yg kali ini idenya krn penulis tergelitik dengan broadcast message yg penulis dapat dr forward seorang sahabat, dimana mrpkan salah satu sharing yg cukup baik, yg bisa mengingatkan kita utk mau berbagi dan mengenyampingkan segala ketakutan ketika kita ingin berbagi.. Berbagi bukan hanya materi ttpi juga immateri… Utk materi, kadang ada ketakutan, ah lagi gak punya uang, nanti berkurang nih tabungan materinya kalau berbagi.. Blm ada kan cerita orang jd miskin krn berbagi?
Kalau immateri, misalnya berbagi ilmu.. Takut tersaingi ah, kalau mengungkap ilmu yg selama ini dimiliki kepada orang lain… Pdhal, orang lain yg tidak kita berikan ‘rahasia’ ilmu tersebut bisa saja mendptkan ilmu tsb dr yg lain atau belajar dr pengalaman shg scr gak langsung, ilmu yg menurut kita sdh dirahasiakan demikian rupa, akhirnya didapat juga, dan kalau ini terjadi, sesungguhnya kita sdh melewati peluang kebaikan tsb krn kita gak mau berbagi ilmu tsb… Sayangkan? Sayang krn kita gak mau atau mengcreate ketakutan yg gak pd tempatnya mengenai berbagi ‘rahasia ilmu’. Yuukk, jng menjadikan ilmu itu rahasia yg hny untuk diri kita sendiri yg tahu, kita akan kehilangan kesempatan menabung.. Menabung kebaikan yg ujung2nya adlh utk diri kita sendiri… Sebagaimana sharing cerita berikut ini….
Hikmah Berbagi
Di suatu negeri terdapat petani yg menanam jagung unggulan & seringkali memenangkan penghargaan petani dengan jagung terbaik sepanjang musim.
Suatu hari, seorang wartawan dari koran lokal melakukan wawancara & menggali rahasia kesuksesan petani tersebut.
Wartawan itu menemukan bahwa petani itu membagikan benih jagungnya kepada para tetangganya.
“Bagaimana Anda bisa berbagi benih jagung dengan tetangga Anda, lalu bersaing dengannya dalam kompetisi yg sama setiap tahunnya?” tanya wartawan, dengan penuh rasa heran & takjub.
“Tidakkah Anda mengetahui bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari jagung yg akan berbuah & membawanya dari satu ladang ke ladang yg lain.
Jika tetangga saya menanam jagung yg jelek, maka kualitas jagung saya akan menurun ketika terjadi serbuk silang.
Jika saya ingin menghasilkan jagung kualitas unggul, maka saya harus membantu tetangga saya untuk menanam jagung yg bagus pula”, jawab si Petani itu.
Petani ini sangat menyadari hukum “keterhubungan” dalam kehidupan. Dia tidak dapat meningkatkan kualitas jagungnya, jika dia tidak membantu tetangganya untuk melakukan hal yg sama.
Dalam kehidupan ini, jika kita ingin menikmati kebaikan, kita harus memulai dengan menabur kebaikan kepada orang-orang di sekitar kita. Jika kita ingin bahagia, maka kita harus menabur kebahagiaan untuk orang lain.
Jika kita ingin hidup dengan kemakmuran, maka kita harus berupaya pula untuk meningkatkan taraf hidup orang-orang di sekitar kita.
Anda tidak akan mungkin menjadi ketua tim yg hebat, jika Anda tidak berhasil mengupgrade anggota tim Anda.
Kualitas Anda Ditentukan Oleh Orang-Orang di Sekitar Anda.
Orang yg cerdas itu sejatinya adalah orang yg mencerdaskan orang lain, begitu pula orang yg baik adalah orang yg mau membaikkan orang lain.
Dan akhirnya, jika kita ikhlas berbuat kebaikan, berharaplah agar Allah melipatgandakan kebaikan di dunia & akhirat ..
Semangat berbagi kawan semua…!!!
Cakepin orang lain…maka cakep juga kita…..
Masih ragu berbagi? Yuukk berbagi supaya merasakan LuBer kebaikan…. Jangan sampai yg kita lakukan justru menabung hal2 yg negatif, yg mana hal tsb pun akan kita tuai hasilnya, sebagaimana diberitakan dlm Quran, salah satunya dr hikmah kisah Firaun, dmn apa yg dialami adlh dr apa yg telah dilakukan…
26:22. Budi yang kamu limpahkan kepadaku itu adalah (disebabkan) kamu telah memperbudak Bani Israel”. Dalam surat ini, Firaun menyesal krn telah merawat Musa yg pd akhirnya merupakan awal keruntuhan Firaun…
Jadi lakukanlah banyak kebaikan agar merasakan LuBer… Sebagaimana ungkapan cintaNya dalam surat 2:286, bhw apapun yg dilakukan akan memperoleh ganjarannya…
2:286. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya……
Segala yg baik dan benar datangnya dr Allah, segala kesalahan adlh dr penulis, Mohon dimaafkan jika tidak berkenan.. Wass. Wr. Wb
Leave a comment